WartaPesona.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, memberikan apresiasi tinggi atas penampilan Timnas Indonesia, meski harus mengakui kekalahan 1-2 dari Timnas China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Qingdao Youth Football Stadium, China.
Baca Juga: Waterbomb Jakarta 2024: Festival Musik Korea dengan Sensasi Tembak Air dan Hiburan Nonstop
Menpora Dito menyoroti penguasaan bola yang luar biasa dari tim Garuda, yang mencapai 76%, meski hasil akhir belum berpihak kepada Indonesia.
"Tim kita sangat menguasai permainan dan serangannya pun bagus. Penguasaan bola kita 76 persen, sedangkan China hanya 24 persen. Ini patut diapresiasi," ungkap Dito di Jakarta, Selasa (15/10) malam.
Baca Juga: Peparnas XVII: Momentum Olahraga Inklusif untuk Semua, Tanpa Pengecualian
Meskipun Indonesia tertinggal dua gol di babak pertama—melalui gol Behram Abduwelli dan Yuning Zhang—Dito menyoroti bahwa Timnas mampu mencetak satu gol balasan melalui Thom Haye di menit ke-86, yang menandakan usaha tanpa henti hingga peluit akhir berbunyi.
Dito tetap optimis tentang peluang Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski harus menghitung ulang potensi lolos ke babak selanjutnya.
Ia menekankan bahwa anak asuh Shin Tae-yong telah menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam hal penguasaan bola.
"Kita harus tetap semangat dan optimis menghadapi pertandingan berikutnya. Ini adalah proses menaiki tangga sejarah satu per satu," tambahnya.
Baca Juga: Bitung Menuju Pengakuan Dunia: Langkah Menjadi Kota Kreatif UNESCO
Selain itu, Menpora juga menyinggung strategi China dalam memilih stadion yang jauh dari bandara, yang menurutnya bertujuan menguras fisik dan mental pemain lawan.
Baca Juga: Turnamen Golf Junior Internasional 2024: Langkah Maju Ciptakan Bintang Baru Indonesia
Namun, ia tetap yakin bahwa dengan persiapan matang dan evaluasi yang cermat dari pelatih Shin Tae-yong, Timnas Garuda akan terus berkembang dan mampu memberikan kejutan di laga-laga mendatang. ***(HA)