WartaPesona.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menanggapi pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan Grup C yang berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10) malam, berakhir dengan skor 2-2. Namun, keputusan kontroversial wasit Ahmed Al Kaf menjadi sorotan.
Baca Juga: Menpora Dito: Pengembangan Sarana Atletik, Langkah Penting Menuju Olimpiade 2028
Wasit asal Oman ini tidak menghentikan pertandingan meskipun waktu injury time telah habis, yang memungkinkan Bahrain mencetak gol penyeimbang melalui Mohamed Marhoon di menit-menit akhir.
Sebelumnya, Indonesia sempat unggul berkat gol dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick, setelah Bahrain memimpin lebih dulu lewat gol Marhoon.
Baca Juga: Prasetyo Fitriyanto Pertahankan Emas di Peparnas XVII, Lawan Bebuyutan Takluk di Partai Puncak
Menpora Dito menilai meski keputusan wasit tidak adil, performa Timnas Indonesia layak diapresiasi.
"Hasil ini positif, kita bisa menahan imbang Bahrain meski harus menerima ketidakadilan dari wasit," ujar Dito dalam konferensi pers di Wisma Kemenpora, Jakarta, Jumat (11/10).
Baca Juga: Peresmian Pusat Pelatihan Atletik Pangalengan: Langkah Maju Menuju Atlet Dunia
Ia juga menegaskan bahwa PSSI sudah mengajukan protes resmi kepada AFC, dan tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkannya ke FIFA.
"Kami sudah mengajukan keberatan ke AFC dan mungkin akan ke FIFA. Kita lihat prosesnya nanti, tetapi yang pasti, kerja keras Timnas sangat kita hargai," tambahnya.
Menpora Dito menekankan bahwa hasil ini menjadi motivasi positif untuk pertandingan berikutnya melawan Tiongkok.
"Hasil imbang ini jadi semangat bagi tim untuk tampil lebih baik di laga berikutnya melawan Tiongkok," pungkasnya. ***(HA)