WartaPesona.com - Ryan Garcia mendapat peringatan serius dari cucu Muhammad Ali, Nico Ali Walsh, setelah ketahuan menghina agama Islam dan bersikap rasis. Menurut Walsh, ucapan Garcia bisa berdampak buruk pada dirinya sendiri.
Insiden ini terjadi di media sosial, di mana Garcia mengklaim sebagai anggota komunitas terlarang KKK (Ku-Klux-Klan) yang terkenal mengincar orang kulit hitam.
“Saya benci orang-orang kulit hitam, saya anti-kulit hitam, saya KKK. Hei, ayo hidupkan kembali George Floyd dan bunuh orang kulit hitam itu lagi," ujar Garcia dalam pembicaraan di platform media sosial X (Twitter).
Baca Juga: Thiago Pensiun Usai Tinggalkan Liverpool
Tak hanya itu, petinju yang dikenal dengan julukan King Garcia tersebut juga menghina Islam. Ia diduga menyerang Youtuber Sneako, seorang mualaf, dengan kata-kata tidak pantas.
“Persetan dengan Anda (Sneako). Persetan dengan orang-orang Islam,” kata Garcia.
Tindakan petinju berusia 25 tahun ini mendapat perhatian dari Walsh, cucu petinju legendaris Muhammad Ali. Walsh mengingatkan Garcia bahwa konsekuensi dari ucapannya bisa sangat serius.
“Ryan Garcia akan membuat dirinya terluka atau lebih buruk. Seseorang harus waspada,” kata Walsh melalui akun media sosialnya.
Walsh khawatir Garcia akan menjadi sasaran serangan fisik dari orang-orang yang marah dengan ucapannya, baik dari komunitas kulit hitam maupun penganut agama Islam.
Konsekuensi pertama dari tindakannya sudah dirasakan Garcia. Dia dipecat oleh WBC (World Boxing Council) sebagai petinju profesional.
Setelah menerima hukuman tersebut, Garcia meminta maaf dan mengaku bahwa tindakan tersebut hanya bercanda alias trolling. ***(SA)