Goal ini seolah menyelesaikan perjuangan anak anak xabi Alonso dalam perburuan liga eropa, namun wirtz kembali mencoba sepakan kali ini luar kotak penalty langsung kearah gawang.
Namun bola ke arah kipper sehingga mudah saja gagal menit ke 79 sehingga pupus sudah harapan Leverkusen yang tak terkalahkan.
Tentu ini menjadi penghancur rekor mereka yang sangat mematikan, sehingga melepaskan kemungkinan mereka gagal treble mini dengan UEL sebagai perayaan terbesar mereka musim ini
Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia Meningkat dengan Irak Membawa 6 Pemain Debut
Starting Eleven
*) Atlanta’s Squat (3-4-2-1)
J. Musso – B. Djimisti, I. Hien, S. Kolasinac – D. Zappacosta, Ederson, T. Koopmeiners, M. Ruggeri – Charles De Ketelaere, A. Lookman – Gianluca Scamacca
coach : Gian Piero Gasperini
*) Levekusen’s Squat (3-4-2-1)
M. Kovar – P. Hincapie, J. Tah, E. Tapsoba – A. Grimaldo, G. Xhaka, E. Palacios, J. Stanisic – F. Wirtz, J. Frimpong – A. Adli
coach : Xabi Alonso
***(LF)/SR