WartaPesona.com - Dari lanjutan Liga Champions Eropa leg kedua yang mempertemukan antara FC Barcelona yang menjamu tamunya Paris Saint Germain terjadi comeback yang mengenaskan. Barcelona memiliki modal bagus di leg kedua, pasalnya mereka menang atas PSG di kandangnya yang membuat Barca harusnya tampil lebih percaya diri di leg kedua ini.
Laga babak pertama Barcelona unggul cepat di menit 12 berkat gol dari Rapinha memanfaatkan assist dari Lamine Yamal skor menjadi 1-0. Barcelona cukup memegang kendali permainan sampai malapetaka pun terjadi untuk Barcelona. Bradley Barcola lolos sendirian dan Araujo sebagai orang terakhir menyentuh tipis dan terjatuh. Alhasil ia mendapatkan direct red card. Ini sebenarnya masih bisa diperdebatkan, karena sentuhan yang lakukan hanya tipis sekali.
Baca Juga: Borussia Dortmund Memantaskan Diri ke Semifinal UCL Setelah Menghempaskan Perlawanan Atletico Madrid
Kartu merah tersebut mengubah jalannya laga. PSG mengontrol pertanding dan Barcelona hanya bisa bertahan. Lamine Yamal yang bermain cukup bagus terpaksa harus menjadi tumbal ia digantikan oleh Inago Martinez untuk menjaga pertahanan.
Di menit ke-40 PSG menyamakan kedudukan setelah Dembele mencetak gol hasil umpan dari BradleyBarcola skor menjadi 1-1. Sekaligus menjadi penutup babak pertama.
Memasuki babak kedua Barca kembali menghadapi gempuran PSG. Berbagai macam variasi serangan dilancarkan. Hasilnya di menit 54 PSG berhasil membalikkan keadaan lewat gol Vitinha memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Barcelona lewat situasi corner kick skor menjadi 2-1.
Dengan menjadi sama aggregate Barcelona terlihat panik koordinasi mulai berantakan. PSG menjadi lebih bergairah menyerang. Terjadilah kesialan yang menimpa Barcelona kembali. Dembele yang berada di kotak penalti harus ditackle oleh Joao Cancelo yang membuat PSG mendapat penalti. Mbappe yang mengeksekusinya sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Skor menjadi 3-1 dan aggregat menjadi 5-4.
Tertinggal 1 angka Barcelona mau tidak mau harus keluar menyerang. Barcelona juga memasukkan Ferran Torres, Joao Felix dan Fermin Lopez untuk menambah daya serang. Barcelona beberapa kali menciptakan peluang lewat Lewandowski, tetapi semuanya berhasil dimentahkan lini belakang PSG.
Gol yang membuat semangat Barcelona mulai runtuh terjadi lewat skema counter attack yang mana Mbappelah aktor utamanya. Tembakan pertama berhasil diblok oleh Ter Stegen tembakan kedua Kolo Muani ke save juga oleh Ter Stegen dan bola muntah gagal dibuang oleh Kounde yang justru kearah Mbappe dan itu tidak disia-siakan oleh Mbappe menjadi gol skor menjadi 4-1 aggregat menjadi 6-4.
Barcelona terus berusaha mencari gol namun hingga peluit Panjang berbunyi Barcelona tidak mampu mencetak gol lagi skor 4-1 dan aggregat 6-4 untuk Paris Saint Germain. Hasil yang menyakitkan untuk Barcelona karena peluang mereka untuk bisa mencapai final Liga Champions Eropa tahun ini sangat besar dan menjadi kado perpisahan yang manis untuk Xavi karena akhir musim akan meninggalkan Barcelona, tapi nasib berkata lain Barcelona harus menelan pil pahit setelah kalah dari PSG di kendang sendiri.***(MHM)/ZAF