Kain Songket Melayu
Merupakan simbol keramahtamahan, sopan santun dan kesucian.
Kain Ulos Batak
Simbol persatuan, kasih sayang, dan persaudaraan.
Kemudian, maskot PON Aceh Sumut 2024 berupa Harimau Sumatera yang disebut Matra, digambarkan mengenakan Gorga Batak, dan Tanjak Melayu, dan berselempang kain ulos Batak.
Baca Juga: Prakiraan cuaca esok hari Selasa 10 Oktober 2023, Pulau Jawa Bali NTB NTT waspada karhutla
Gorga Batak yang dikenakan oleh Matra adalah salah satu ragam seni hias masyarakat Batak Toba, yang melambangkan religiusitas dan kemakmuran.
Sedangkan, Harimau Sumatera yang terkenal langka ini melambangkan kekuatan, energi, dan kepemimpinan.
Tanjak Melayu
Merupakan penutup kepala tradisional Melayu, lambang kehormatan yang patut dijaga dan merupakan lambang amanah, tanggung jawab, dan persatuan.
Baca Juga: Kuliner khas Lombok NTB di Mandalika, kaya ragam makanan pedas yang kaya rempah
Kain Ulos Batak
Maskot Matra juga mengenakan kain ulos Batak, salah satu pakaian adat Sumatera Utara yang punya makna filosofi mendalam tentang kehidupan, restu, kasih sayang, dan persatuan.
Sementara itu Tagline PON Aceh Sumut 2024 'Bersatu Kita Juara' juga mempunyai makna tersendiri.
Baca Juga: Mengenang Edhi Sunarso, seniman patung legendaris Indonesia era 1960
Bersatu Kita punya makna persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dengan latar belakang suku agama budaya dan bahasa yang berbeda, dan dimaknai bersatu kita dalam keberanekaragaman.
Adapun Kita Juara dimaknai sebagai kemenangan bagi para atlet, dan keberhasilan dalam lima sukses.
Demikianlah makna logo dan maskot PON Aceh Sumut 2024, yang rencananya akan diadakan bulan September mendatang. *(SA/K)