Peningkatan lapangan usaha yang didominasi oleh sektor parekraf seperti akomodasi, makanan, dan minuman sebesar 22,29 persen, transportasi dan pergudangan 15,36 persen.
Baca Juga: Mengunjungi Museum Batik Pekalongan Jawa Tengah, pelestari batik bersertifikat UNESCO
Selain itu, survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha juga menunjukkan hasil menggembirakan.
Peningkatan jumlah pelaku usaha selama event MotoGP 2022 Mandalika mencapai 41 persen, yang 23 persen di antaranya dari luar NTB.
Kemudian, 59 persen pelaku usaha mendapatkan fasilitasi pelaksanaan MotoGP. Dan, paling banyak memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar 40,5 persen.
Dengan berbagai dampak positif dari penyelenggaraan MotoGP 2022, Angela berharap penyelenggaraan tahun ini bisa menyamai atau bahkan melebihi.
Dia juga berharap event MotoGP 2023 Mandalika di Lombok Tengah NTB ini bisa menyumbang pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 8,5 juta, dan 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara. *(SA/K)