Kemudian, Lifter Thailand Weerapon Wichuma juga berhasil di angkatan pertama dengan berat beban 154kg. Dan, angkatan kedua 156 kg.
Dalam snatch ini, Rahmat Erwin Abdullah menempati peringkat kedua dengan angkatan terbaik 158 kg.
Sedangkan Wei Yinting menempati urutan pertama dengan angkatan 161 kg, sedangkan Wuchuma di posisi ketiga dengan 156 kg.
Namun, Wei Yinting gagal dalam percobaan pertama clean and jerk karena tidak mampu mengangkat beban seberat 180 kg.
Dengan demikian, Rahmat Erwin Abdullah menjadi juara pertama dan meraih medali emas dengan total angkatan 359 Kg.
Baca Juga: Bimo Krido, lakon wayang kulit yang akan dipentaskan di HUT ke-78 TNI 2023, ceritanya tentang apa?
Sementara itu, atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi juga berhasil meraih medali emas di nomor speed putri Asian Games 2023 Hangzhou China.
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas setelah berhasil mengalahkan atlet tuan rumah China, Deng Li Juan.
Atlet panjang tebing asal Bali tersebut mengalahkan atlet tuan rumah saat bertanding di SXK Sport Climbing Centre, Hangzhou, Selasa (3/10), dengan rekor waktu fantastis 6,364 detik.
Baca Juga: Ratu melahirkan, populasi Badak Sumatera di SRS TNWK Lampung bertambah seekor
Catatan waktu Desak Made tersebut bahkan memecahkan rekor Asian Games atas namanya sendiri berturut-turut sepanjang laga tersebut.
Sementara itu, dikutip dari situs resmi Asian Games 2022/2023 Hangzhou, saat ini klasemen Indonesia berada di urutan 13 dengan 6 medali emas, 3 perak, 13 perunggu.
Adapun klasemen pertama Asian Games 2023 Hangzhou China, saat ini masih diduduki oleh negara tuan rumah. *(SA/K)